Pangsa Pasar Pengujian Genetika Diproyeksi Tembus USD21 Miliar

Rabu, 07 April 2021 - 22:26 WIB
BASC 2021 merupakan konferensi lintas bidang ilmu yang bertemakan ‘Peluang dan Tantangan Penelitian di Pendidikan Tinggi pada Era Revolusi Industri 4.0’. Konferensi sains ini diharapkan dapat menambah wawasan para peserta serta memberi motivasi kepada para dosen dan peneliti untuk terus berinovasi dalam mengembangkan riset iptek yang memiliki banyak manfaat nasional agar nantinya dapat berintegrasi dengan stakeholders industri.

BASC 2021 juga merupakan wadah bagi para peserta untuk mempresentasikan hasil penelitiannya, dan mempublikasikan hasil penelitian pada jurnal-jurnal nasional maupun internasional.

Dalam konferensi tersebut, Pandu Sastrowardoyo mengatakan DeBio telah menggunakan sistem canggih blockchain yang diterapkan dalam analisa bioinformatika.

“Decentralized Bio Network masuk untuk mendesentralisasi data-data biologis yang kini terpusat dan rentan akan penyalahgunaan dan peretasan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan atas informasi tersebut. Untuk itu kami menggunakan blockchain,” kata Pandu di Jakart, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga : Pakai Blockchain Velas Bikin Transaksi Kripto Jadi Efisien

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!