Defisit APBN Bulan April Capai Rp74,5 Triliun
Rabu, 20 Mei 2020 - 19:50 WIB
Angka tersebut tumbuh sekitar 16,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp114,5 triliun atau 38,5% dari target Rp297,8 triliun.
"Kita melihat posibility penurunan dari gerak ekonomi yang berarti kemampuan kita untuk mengumpulkan pajak itu berkurang," ucapnya. Baca: Gara-Gara Corona, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Minus 0,45%
Sementara untuk belanja negara, realisasinya sudah mencapai Rp624 triliun atau 23,9% dari target Rp2.613,8 triliun. Belanja negara mengalami pertumbuhan negatif 1,4% karena realokasi dan refocusing anggaran oleh pemerintah.
"Pertumbuhannya negatif karena terjadi realokasi anggaran. Jadi yang sifatnya belanja barang berhenti, kalau belanja pegawai masih bisa berjalan. Ini karena ada realokasi anggaran," pungkasnya.
"Kita melihat posibility penurunan dari gerak ekonomi yang berarti kemampuan kita untuk mengumpulkan pajak itu berkurang," ucapnya. Baca: Gara-Gara Corona, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Minus 0,45%
Sementara untuk belanja negara, realisasinya sudah mencapai Rp624 triliun atau 23,9% dari target Rp2.613,8 triliun. Belanja negara mengalami pertumbuhan negatif 1,4% karena realokasi dan refocusing anggaran oleh pemerintah.
"Pertumbuhannya negatif karena terjadi realokasi anggaran. Jadi yang sifatnya belanja barang berhenti, kalau belanja pegawai masih bisa berjalan. Ini karena ada realokasi anggaran," pungkasnya.
(bon)
Lihat Juga :