WIKA Keseret-seret Pembengkakan Biaya Pembangunan Kereta Cepat

Rabu, 14 April 2021 - 17:05 WIB
Dari 60% saham PSBI, porsi dari Wika mencapai 38%. Selain Wika, pemegang saham PSBI adalah PT Kereta Api Indonesia sebesar 25%, PT Perkebunan Nusantara VIII sebesar 25%, dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) sebesar 12%. ( Baca juga: Mengerikan, Ponsel Vivo Meledak dan Terbakar di Bandara Internasional Hong Kong )

“Efeknya terhadap WIKA, seperti diketahui bahwa saat ini WIKA menjadi salah satu pemegang saham paling besar yang ada di PSBI atau Indonesia portion 60% kemudian China portion 40%. Di 60% itu WIKA kurang lebih 38%," jelasnya.

Sebagai informasi, pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang dikerjakan oleh PT KCIC berjalan secara paralel. Selain pembangunan jalur kereta, pembangunan stasiun dan sarana penunjang lainnya juga menjadi target yang akan diselesaikan pada tahun 2022.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!