Dibuka Melemah, Analis: IHSG Masih Dibayangi Sentimen Global

Selasa, 20 April 2021 - 11:09 WIB
Di sisi lain, Hosianna menilai, Bank Indonesia (BI) saat ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, akan tetapi juga terhadap keyakinan investor. “Seiring momentum dari suku bunga sendiri, sebenarnya dukungan bank sentral saat ini tidak hanya terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi terhadap keyakinan investor khususnya terhadap pergerakan nilai tukar Rupiah. Jadi, sebenarnya ini support dari BI untuk menjaga kestabilan nilai tukar Rupiah,” ujarnya.

Lanjut dia, dengan tetap dijaganya suku bunga di 3,5% diharapkan tidak akan terjadi outflow yang berlebih dari pasar keuangan Indonesia. Hal ini juga akan memberikan sinyal positif bagi investor dan masyarakat, bahwa dengan adanya keyakinan dari BI untuk tetap menjaga suku bunga di 3,5%, pemulihan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap berlanjut.

Baca juga: BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di Level 3,5 Persen

Sementara itu, Hosianna menjelaskan, pergerakan IHSG memang masih terbatas. Walaupun terjadi penguatan, hari ini IHSG diprediksi akan berada di level 6.100.

“Kalau pun menguat, IHSG kecenderungannya hanya sampai di batas resistance 6.100 lebih dan dia akan terkoreksi lagi. Potensinya juga di hari ini walaupun menguat memang kami melihat ini arahnya ke 6.100 ataupun nanti menguji support kalau dia terkoreksi di 6.000,” jelas dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!