4 Orang Meninggal Tiap Jam karena Kecelakaan, Aspek Keselamatan Harus Ditingkatkan
Selasa, 20 April 2021 - 13:21 WIB
Adapun korban kecelakaan lalu lintas terbesar merupakan masyarakat berusia produktif dengan rentang 15-64 tahun. Sedangkan korban dengan usia 0-14 tahun berjumlah 12% dan lebih dari 65 tahun sebanyak 11 persen. “Dan secara khusus kita lihat kelompok usia 15-29 tahun paling banyak,” ucapnya.
Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu juga menyebut, tingginya angka kecelakaan akibat angkutan umum terjadi karena beberapa faktor. Seperti misalnya kendaraan atau angkutan umum yang mengalami kegagalan dalam mengerem.
“Dari data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tingginya kecelakaaan itu juga akibat kendaraan angkutan umum, baik angkutan umum penumpang maupun barang lebih sering karena kegagalan nelakukan pengereman saat jalan menurun, berkelok, dan tidak sedikit rem bolong jalan lurus,” jelasnya.
Baca juga: Saham Tesla Jatuh Usai Kecelakaan Fatal, Wall Street Menjauhi Rekor Tertinggi
Oleh karena itu, lanjut Budi, perlu ada sebuah langkah agar angka kecelakaan bisa ditekan lebih tendah bahkan dihilangkan. Khususnya untuk keselamatan para pengendara sepeda motor dan angkutan umum yang masih sangat tinggi. “Ini menandakan ada hal yang perlu kita improve, kecelakaan itu banyak dari sepeda motor,” jelasnya.
Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu juga menyebut, tingginya angka kecelakaan akibat angkutan umum terjadi karena beberapa faktor. Seperti misalnya kendaraan atau angkutan umum yang mengalami kegagalan dalam mengerem.
“Dari data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tingginya kecelakaaan itu juga akibat kendaraan angkutan umum, baik angkutan umum penumpang maupun barang lebih sering karena kegagalan nelakukan pengereman saat jalan menurun, berkelok, dan tidak sedikit rem bolong jalan lurus,” jelasnya.
Baca juga: Saham Tesla Jatuh Usai Kecelakaan Fatal, Wall Street Menjauhi Rekor Tertinggi
Oleh karena itu, lanjut Budi, perlu ada sebuah langkah agar angka kecelakaan bisa ditekan lebih tendah bahkan dihilangkan. Khususnya untuk keselamatan para pengendara sepeda motor dan angkutan umum yang masih sangat tinggi. “Ini menandakan ada hal yang perlu kita improve, kecelakaan itu banyak dari sepeda motor,” jelasnya.
(ind)
Lihat Juga :