PLN Siap Penuhi Kebutuhan Listrik untuk Industri Smelter di Sulawesi

Rabu, 21 April 2021 - 13:29 WIB
Sebelumnya, PT HNI telah dipasok daya eksisting sebesar 40 mega volt ampere (MVA). Seiring dengan pertumbuhan usahanya saat ini, PLN akan memenuhi kebutuhan tambahan PT HNI kurang lebih 170 MVA. Sebesar 80 MVA sudah siap disalurkan pada bulan Mei 2021 dan 90 MVA pada bulan Juli 2021.

Baca juga: Aset Tanah PLN di Sulawesi Tenggara Berhasil Diselamatkan

Sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan juga banyak dipasok oleh pembangkit energi baru terbarukan, yakni PLTA Poso 315 MW, PLTA Bakaru 126 MW, PLT Bayu Sidrap 60 MW, PLT Bayu Tolo 70 MW. Adapun bauran energi baru terbarukan di sistem kelistrikan Sulbagsel sebesar 29,8 persen dengan total kapasitas sebesar 861,42 MW. Dalam waktu dekat, PLTA Malea ditargetkan juga akan beroperasi sehingga menambah bauran EBT pada sistem kelistrikan Sulbagsel.

Tak hanya memastikan kecukupan dayanya, PLN juga komitmen untuk memberikan keandalan pasokan listriknya.

PLN melakukan peningkatan kapasitas jaringan transmisi yang terbentang dari Punagaya di Jeneponto sampai wilayah Bantaeng smelter sepanjang 68 kilo meter sirkuit (kms). Upaya tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keandalan kualitas pasokan listrik kepada pelanggan.

Baca juga: Ini Susunan Komite Dewan Komisaris Baru PLN
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!