Rehabilitas Mangrove Padat Karya Diharap Dorong Pemulihan Ekonomi

Jum'at, 23 April 2021 - 20:51 WIB
Kepala BRGM Hartono memandang perlu untuk lebih mempererat jalinan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah agar target restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove bisa tercapai.

“Sesuai dengan Perpres Nomor 120 Tahun 2021 tentang pembentukan Badan Restorasi Gambut dan Rehabilitasi Mangrove, BRGM bertugas memfasilitasi percepatan restorasi gambut dan rehabiltasi mangrove. Untuk itu diperlukan koordinasi dan sinergi dengan Kementerian terkait, pemerintah daerah dan para mitra seperti Lembaga Swadaya Masyarakat, perguruan tinggi dan perusahaan,” kata Hartono di Jakarta, Jumat (23/4/2021).

Bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), BRGM melakukan rehabilitasi mangrove di 9 provinsi, yakni Sumatera Utara, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua dan Papua Barat.

“Rehabilitasi mangrove tahun ini akan dilakukan pada areal sekitar 83 ribu hektar. Kami akan lakukan secara bertahap. Lokasi-lokasi diidentifikasi di lapangan bersama dengan BPDAS-RH. Demikian pula kami lakukan identifikasi kelompok masyarakat yang akan terlibat,” jelasnya.

Pelaksanaan rehabilitasi mangrove dijalankan dengan metode padat karya. Ini menjadi salah satu upaya Pemerintah untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi terutama pada pada pandemi Covid-19 ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!