Kementan Latih Penyuluh Sosialisasi Pemupukan Berimbang bagi Petani

Jum'at, 30 April 2021 - 05:52 WIB
Kegiatan ToF yang digelar BPPSDMP Kementan ini bertujuan melatih penyuluh selaku fasilitator melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) di Balai Penyuluhan Pertanian selaku Komando Strategis Pembangunan Pertanian (BPP KostraTani). Kegiatan ToF ini dilakukan khususnya pada lokasi kegiatan Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) bagi petani di Daerah Irigasi (DI) pada 74 kabupaten di 16 provinsi.

(Baca juga:Kementan Dorong Penyuluh Pertanian Tingkatkan Kompetensi)

Hal itu sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang kerapkali mengingatkan petani untuk bijak memakai pupuk secara berimbang, agar produktivitas pertanian bisa dipertahankan.

“Penyuluh berperan vital membina petani, memastikan penerapan teknologi pertanian yang direkomendasikan, fasilitasi penumbuhan dan pengembangan kelembagaan petani dan kelembagaan ekonomi petani,” kata Mentan Syahrul saat bertemu petani dan penyuluh secara daring melalui Agricultur War Room (AWR).

Mentan yakin, kalau petani konsisten menggunakan pupuk secara berimbang, maka produktivitas dan daya saing pertanian bisa dipertahankan. “Karena keduanya bertalian erat,” kata Mentan.

(Baca juga:IPDIMP Dukung Kementan Transformasi Pertanian Tradisional ke Modern)

Dedi Nursyamsi mengingatkan penyuluh agar sosialisasi proses pemupukan yang baik dan benar. Cara pemupukan ini mengacu pada 5T yakni Tepat Jenis, Tepat Dosis, Tepat Waktu, Tepat Tempat dan Tepat Cara, diawali dengan menyehatkan tanah sebelum pemupukan agar pupuk bekerja optimal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!