Saat Dunia Terhenti Akibat Pandemi, Tas Birkin Cetak Rekor Harga Lagi
Sabtu, 15 Mei 2021 - 10:25 WIB
Tas Birkin dari Hermes kembali mencetak rekor harga, membuktikan para super kaya tak peduli dengan pandemi. Foto/Ilustrasi
NEW YORK - Orang-orang super kaya seolah hidup di dunia yang berbeda. Pandemi Covid-19 yang nyaris melumpuhkan ekonomi dunia, tak mampu membuat orang-orang kaya berhenti belanja barang super mewah idamannya.
Hal itu antara lain ditunjukkan oleh permintaan akan tas tangan Hermès Birkin - yang tidak surut akibat pandemi global - bahkan sebaliknya, bertambah lebih banyak lagi hingga memecahkan rekor harga.
Baca Juga: Tas Hermes Syahrini Seharga Rp1,8 Miliar Ini Hanya Ada 100 di Dunia
Mengutip CNN.com, Sabtu (15/5/2021), tas-tas super mewah itu justru mencetak rekor premium di era pandemi. Rumah lelang Christie's menyatakan bahwa salah satu dari dua tas terlaris dalam sejarah adalah Birkin yang terbuat dari kulit buaya dengan harga hampir USD390.000 (sekitar Rp5,5 miliar) pada bulan November (yang lainnya adalah tas Kelly, juga dari Hermès, yang dijual dengan harga hampir USD450.000 atau sekira Rp6,4 miliar).
"Di reseller Privé Porter, premi saat ini adalah 50% sampai 100% dari harga eceran, kecuali untuk beberapa versi kolektor, yang bisa mencapai 10 kali lipat harga eceran," kata Direktur Pelaksana Perusahaan Jeffrey Berk.
Hal itu antara lain ditunjukkan oleh permintaan akan tas tangan Hermès Birkin - yang tidak surut akibat pandemi global - bahkan sebaliknya, bertambah lebih banyak lagi hingga memecahkan rekor harga.
Baca Juga: Tas Hermes Syahrini Seharga Rp1,8 Miliar Ini Hanya Ada 100 di Dunia
Mengutip CNN.com, Sabtu (15/5/2021), tas-tas super mewah itu justru mencetak rekor premium di era pandemi. Rumah lelang Christie's menyatakan bahwa salah satu dari dua tas terlaris dalam sejarah adalah Birkin yang terbuat dari kulit buaya dengan harga hampir USD390.000 (sekitar Rp5,5 miliar) pada bulan November (yang lainnya adalah tas Kelly, juga dari Hermès, yang dijual dengan harga hampir USD450.000 atau sekira Rp6,4 miliar).
"Di reseller Privé Porter, premi saat ini adalah 50% sampai 100% dari harga eceran, kecuali untuk beberapa versi kolektor, yang bisa mencapai 10 kali lipat harga eceran," kata Direktur Pelaksana Perusahaan Jeffrey Berk.
Lihat Juga :