Erick Thohir Beri Pilihan ke UMKM: Mau Vaksin Gratis atau Mandiri
Rabu, 19 Mei 2021 - 19:31 WIB
Untuk masyarakat umum, kata dia, berhak mendapatkan vaksin secara gratis. Meski begitu, keterbatasan jumlah vaksin Covid-19 membuat pemerintah mengambil langkah prioritas bagi penerima vaksin. Misalnya vaksinasi untuk dokter, perawat, serta mereka yang berada di garda terdepan penanggulangan pandemi.
"Inisiasi vaksin gotong royong dari Kadin Indonesia. Para pengusaha nasional yang peduli akan bangsanya itu ingin berpartisipasi memberikan kontribusi lebih kepada negara. Mereka memberikan vaksinasi melalui biaya mandiri perusahaan masing-masing kepada karyawannya secara gratis," katanya.
Erick juga mengingatkan agar para pengusaha tidak boleh memotong gaji karyawan.
Senada, Ketua Kadin Rosan Roeslani menegaskan, vaksinasi gotong royong memiliki filosofi yang dimaknai sebagai vaksin gratis. Karena itu, vaksinasi ini tidak boleh memberatkan pekerja.
"Jadi perusahaan membeli dan diberikan gratis tanpa komersialisasi. Itu permintaan pemerintah yang kita sanggupi. Jadi tidak boleh pengusaha potong gaji atau THR buat bayar vaksinasi dan saya pastikan itu berjalan dengan baik," kata Rosan.
"Inisiasi vaksin gotong royong dari Kadin Indonesia. Para pengusaha nasional yang peduli akan bangsanya itu ingin berpartisipasi memberikan kontribusi lebih kepada negara. Mereka memberikan vaksinasi melalui biaya mandiri perusahaan masing-masing kepada karyawannya secara gratis," katanya.
Erick juga mengingatkan agar para pengusaha tidak boleh memotong gaji karyawan.
Senada, Ketua Kadin Rosan Roeslani menegaskan, vaksinasi gotong royong memiliki filosofi yang dimaknai sebagai vaksin gratis. Karena itu, vaksinasi ini tidak boleh memberatkan pekerja.
"Jadi perusahaan membeli dan diberikan gratis tanpa komersialisasi. Itu permintaan pemerintah yang kita sanggupi. Jadi tidak boleh pengusaha potong gaji atau THR buat bayar vaksinasi dan saya pastikan itu berjalan dengan baik," kata Rosan.
Lihat Juga :