Sri Mulyani Cemas, Lonjakan Covid-19 Bisa Hambat Pemulihan Ekonomi
Senin, 14 Juni 2021 - 14:36 WIB
Menkeu Sri Mulyani mengkhawatirkan dampak lonjakan kasus Covi-19 bulan ini terhadap pemulihan ekonomi. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan kekhawatirannya akan dampak melonjaknya jumlah kasus positif Covid-19 bulan ini. Sri Mulyani khawatir pemulihan ekonomi akan kembali tertekan akibat terhambatnya mobilitas masyarakat.
Baca Juga: Satgas Imbau PPKM Mikro Ditaati Agar Potensi Lonjakan Kasus Dapat Dicegah
"Seiring kenaikan Covid-19 kita harus hati-hati, terutama (pencapaian) proyeksi upper bound di 8,3%. Kuartal II kita berhadap terjadi pemulihan kuat, namun Covid-19 pada minggu kedua Juni akan mempengaruhi koreksi ini," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (14/6/2021).
Menurut dia, bulan Juni ini akan menjadi penentu posisi pertumbuhan ekonomi sepanjang kuartal II tahun ini. Sebab, pada April-Mei 2021, Sri Mulyani meyakini ekonomi akan melonjak karena dibandingkan April-Mei 2020, basis ekonomi saat ini jauh lebih tinggi.
Baca Juga: Satgas Imbau PPKM Mikro Ditaati Agar Potensi Lonjakan Kasus Dapat Dicegah
"Seiring kenaikan Covid-19 kita harus hati-hati, terutama (pencapaian) proyeksi upper bound di 8,3%. Kuartal II kita berhadap terjadi pemulihan kuat, namun Covid-19 pada minggu kedua Juni akan mempengaruhi koreksi ini," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (14/6/2021).
Menurut dia, bulan Juni ini akan menjadi penentu posisi pertumbuhan ekonomi sepanjang kuartal II tahun ini. Sebab, pada April-Mei 2021, Sri Mulyani meyakini ekonomi akan melonjak karena dibandingkan April-Mei 2020, basis ekonomi saat ini jauh lebih tinggi.
Lihat Juga :