Polri Diminta Buka Identitas Perusahaan Karyawan Pelaku Pungli di Pelabuhan

Jum'at, 18 Juni 2021 - 10:16 WIB
"Publik mestinya diberikan informasi lengkap karena di Pelabuhan Tanjung Priok itu ada beberapa perusahaan yang menjadi operator, bukan hanya Pelindo 2 yang ada di sana. Bahkan sekitar 60% operasional pelabuhan di Tanjung Priok itu dilakukan swasta, hanya sekitar 40%-nya dipegang oleh Pelindo 2 sebagai BUMN," ujarny.

Ferdinand menegaskan, jangan sampai Pelindo 2 menjadi tertuduh tunggal di Maya publik. Padahal, imbuh dia, pelaku sesungguhnya bisa saja bukan karyawan Pelindo. "Ini yang harus diketahui publik, kasihan pekerja karyawan Pelindo 2 dan keluarganya seolah menjadi buruk stigmanya padahal mereka jadi korban kurang lengkapnya informasi," tuturnya.

Baca Juga: Modus Preman Pungli Tanjung Priok, Polisi: Ganggu Dulu Baru Tawarkan Jasa Pengamanan

Ferdinand menambahkan, Pelindo 2 sepanjang yang diketahuinya telah menjalankan operasinya dengan mengikuti sistem ISO 37001 anti korupsi dan suap dengan standar Internasional. Apabila ada pekerja yamg tertangkap melakukan korupsi maka akan langsung diberhentikan dan pimpinannya diberikan sanksi.

"Sekali lagi intinya adalah, ada baiknya Polri menyampaikan informasi lebih lengkap jika melakukan penangkapan di dalam pelabuhan. Pelaku karyawan perusahaan apa? Lokasi penangkapan di wilayah kerja perusahaan apa? Ini perlu agar masyarakat mendapat informasi yang valid dan tidak mecemari pihak lain yang tidak terlibat," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!