Pertumbuhan Kinerja Siloam Turut Genjot Pendapatan LPKR
Jum'at, 18 Juni 2021 - 13:17 WIB
“Ke depan, pertumbuhan kinerja SILO juga terdorong kebutuhan layanan kesehatan masyarakat segmen menengah ke atas,” paparnya kepada sejumlah media di Jakarta, Jumat (18/6/2021).
Pada 2021, Robert memprediksi SILO dapat membukukan pendapatan Rp8,12 triliun dan laba bersih Rp463 miliar. Nilai tersebut meningkat dari pendapatan pada 2020 sejumlah Rp7,11 triliun dan laba Rp116 miliar.
“Peningkatan laba SILO didukung naiknya margin laba kotor layanan rawat inap dan rawat jalan pada 2021,” ujarnya.
Pertumbuhan kinerja SILO pun bakal mendorongkrak kinerja induk usahanya, LPKR. Menurut Robert, SILO berkontribusi cukup besar terhadap pendapatan LPKR, yakni sekitar 60%. Mengutip laporan keuangan per Desember 2020, total pendapatan LPKR mencapai Rp11,96 triliun, dengan kontribusi bisnis healthcare sejumlah Rp7,11 triliun atau 59,45%.
Baca Juga : Gagal Bayar Utang, Saham Garuda Dilarang Hilir Mudik
Pada 2021, Robert memprediksi SILO dapat membukukan pendapatan Rp8,12 triliun dan laba bersih Rp463 miliar. Nilai tersebut meningkat dari pendapatan pada 2020 sejumlah Rp7,11 triliun dan laba Rp116 miliar.
“Peningkatan laba SILO didukung naiknya margin laba kotor layanan rawat inap dan rawat jalan pada 2021,” ujarnya.
Pertumbuhan kinerja SILO pun bakal mendorongkrak kinerja induk usahanya, LPKR. Menurut Robert, SILO berkontribusi cukup besar terhadap pendapatan LPKR, yakni sekitar 60%. Mengutip laporan keuangan per Desember 2020, total pendapatan LPKR mencapai Rp11,96 triliun, dengan kontribusi bisnis healthcare sejumlah Rp7,11 triliun atau 59,45%.
Baca Juga : Gagal Bayar Utang, Saham Garuda Dilarang Hilir Mudik
Lihat Juga :