Pupuk Indonesia Siapkan Rp9,6 Triliun untuk Dongkrak Produksi Pusri III
Kamis, 24 Juni 2021 - 16:26 WIB
Adanya revitalisasi yang bertujuan untk efisiensi ini, Bakir menargetkan holding Pupuk Indonesia bisa meningkatkan penjualan produk tidak hanya produk subsidi, melainkan juga pupuk komersial yang bisa diekspor. Hingga kuartal I 2021 total produksi Pupuk Indonesia untuk semua jenis pupuk mencapai 4,93 juta ton, atau 107% dari target RKAP.
Bakir menyebut pendanaan investasi tersebut rencananya akan dipenuhi melalui pembiayaan secara mandiri dan melalui pinjaman bank. Proyek tersebut rencananya akan dimulai konstruksinya pada Maret 2022 dan ditargetkan rampung pada Juni 2025.
Terkait suplai gas, menurut Bakir, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang sudah menandatangani beberapa MoU berdasarkan rekomendasi dari SKK Migas. Kebutuhan gas untuk pabrik baru ini sendiri mencapai 71 BBTUD (Billion British Thermal Unit Per Day).
"Sudah dilakukan penandatanganan MoU agar security suplly gasnya selama 20 tahun terjamin dan ini juga didukung oleh Kementerian ESDM dan SKK Migas. Pada 17 Juni 2021 kita sudah tandatangani MoU dengan Petrochina Jabung dan Repsol Sakakemang," ujar Bakir.
Saat ini Pupuk Indonesia tengah menunggu alokasi dan penetapan harga gas dari Kementerian ESDM yang diharapkan pada Juli sudah diputuskan. Selanjutnya diharapkan penandatanganan jual beli gas bisa dilakukan di Desember 2021. "Sehingga saya rasa masalah soal gas itu bisa resolved. Ini masih sesuai jadwal dan pendanaan," ucapnya.
Bakir menyebut pendanaan investasi tersebut rencananya akan dipenuhi melalui pembiayaan secara mandiri dan melalui pinjaman bank. Proyek tersebut rencananya akan dimulai konstruksinya pada Maret 2022 dan ditargetkan rampung pada Juni 2025.
Terkait suplai gas, menurut Bakir, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang sudah menandatangani beberapa MoU berdasarkan rekomendasi dari SKK Migas. Kebutuhan gas untuk pabrik baru ini sendiri mencapai 71 BBTUD (Billion British Thermal Unit Per Day).
"Sudah dilakukan penandatanganan MoU agar security suplly gasnya selama 20 tahun terjamin dan ini juga didukung oleh Kementerian ESDM dan SKK Migas. Pada 17 Juni 2021 kita sudah tandatangani MoU dengan Petrochina Jabung dan Repsol Sakakemang," ujar Bakir.
Saat ini Pupuk Indonesia tengah menunggu alokasi dan penetapan harga gas dari Kementerian ESDM yang diharapkan pada Juli sudah diputuskan. Selanjutnya diharapkan penandatanganan jual beli gas bisa dilakukan di Desember 2021. "Sehingga saya rasa masalah soal gas itu bisa resolved. Ini masih sesuai jadwal dan pendanaan," ucapnya.
Lihat Juga :