MSIN-Moonton Kerja Sama Gelar Program Pencarian Bakat E-Sports Star Indonesia Season 2
Selasa, 06 Juli 2021 - 07:59 WIB
Tinjauan Industri Game
Industri game telah menunjukkan tingkat pertumbuhan yang cukup pesat selama beberapa tahun terakhir, terutama pada game seluler. Pasar game dunia diperkirakan akan terus tumbuh menjadi USD204,6 miliar, dengan CAGR +7,2% untuk tahun 2019 – 2023. Saat ini, Asia Pasifik (APAC) dikenal sebagai pasar game terbesar di dunia yang telah menghasilkan USD84,3 miliar, merepresentasikan hampir 50% dari pendapatan game di seluruh dunia. APAC memiliki 1,45 miliar pemain yang mewakili 54% dari pemain game global. Sebagai potensi pasar game terbesar di Asia Tenggara, Indonesia diprojeksikan akan mencatat pendapatan game sebesar USD1,7 miliar pada tahun 2020 dan akan terus mengalami peningkatan sekitar 25-35% setiap tahunnya.
Selain itu, peningkatan jumlah pemain game secara global juga diprediksikan akan tumbuh pesat, dengan proyeksi peningkatan sebesar 11% YoY pada tahun 2021 sehingga memiliki 3 miliar gamer dari seluruh dunia. Wilayah APAC juga diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan sebesar 11% YoY, dari sekitar 1,45 juta gamer pada tahun 2020 menjadi 1,62 juta pada tahun 2021. Saat ini industri game global didominasi oleh para mobile gamer, yang telah menyumbangkan sekitar 93% pada tahun 2020. Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan pengguna internet terbesar di dunia, memiliki lebih dari 50,8 juta mobile gamer pada tahun 2020 menurut Statista dan diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan menjadi sebesar 127,7 juta mobile gamer pada tahun 2025, ini mewakili pertumbuhan CAGR sebesar 20,3% dari tahun 2020 - 2025.
Baca Juga: Viral Foto Andin dan Aldebaran, Saham MSIN Melesat 72 Poin ke Level Rp396
Industri game telah menunjukkan tingkat pertumbuhan yang cukup pesat selama beberapa tahun terakhir, terutama pada game seluler. Pasar game dunia diperkirakan akan terus tumbuh menjadi USD204,6 miliar, dengan CAGR +7,2% untuk tahun 2019 – 2023. Saat ini, Asia Pasifik (APAC) dikenal sebagai pasar game terbesar di dunia yang telah menghasilkan USD84,3 miliar, merepresentasikan hampir 50% dari pendapatan game di seluruh dunia. APAC memiliki 1,45 miliar pemain yang mewakili 54% dari pemain game global. Sebagai potensi pasar game terbesar di Asia Tenggara, Indonesia diprojeksikan akan mencatat pendapatan game sebesar USD1,7 miliar pada tahun 2020 dan akan terus mengalami peningkatan sekitar 25-35% setiap tahunnya.
Selain itu, peningkatan jumlah pemain game secara global juga diprediksikan akan tumbuh pesat, dengan proyeksi peningkatan sebesar 11% YoY pada tahun 2021 sehingga memiliki 3 miliar gamer dari seluruh dunia. Wilayah APAC juga diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan sebesar 11% YoY, dari sekitar 1,45 juta gamer pada tahun 2020 menjadi 1,62 juta pada tahun 2021. Saat ini industri game global didominasi oleh para mobile gamer, yang telah menyumbangkan sekitar 93% pada tahun 2020. Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan pengguna internet terbesar di dunia, memiliki lebih dari 50,8 juta mobile gamer pada tahun 2020 menurut Statista dan diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan menjadi sebesar 127,7 juta mobile gamer pada tahun 2025, ini mewakili pertumbuhan CAGR sebesar 20,3% dari tahun 2020 - 2025.
Baca Juga: Viral Foto Andin dan Aldebaran, Saham MSIN Melesat 72 Poin ke Level Rp396
Lihat Juga :