Kalah Saing dari Grab, Gojek Thailand Bakal Rela Dicaplok AirAsia

Kamis, 08 Juli 2021 - 17:13 WIB
"Dengan mengambil alih bisnis Gojek Thailand yang sudah mapan, kami akan dapat meningkatkan ambisi kami di ruang ini," kata Chief Executive AirAsia Tony Fernandes dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Reuters, Jakarta, Kamis (8/7/2021).

AirAsia SuperApp menawarkan layanan perjalanan, e-commerce, dan keuangan serta merupakan salah satu dari tiga perusahaan di bawah grup AirAsia Digital. Adapun yang lainnya adalah Teleport (usaha logistik) dan BigPay (bisnis fintech).

Sementara itu, Direktur Konsultan Bisnis Thailand Asia Group Advisors, Nattabhorn Juengsanguansit, mengatakan, AirAsia dapat memberikan dorongan kepada Gojek di Thailand karena perusahaan rintisan ini tertinggal dari pesaing pengiriman makanan dan transportasi.

"Usaha tersebut menghadapi persaingan ketat dalam pengiriman makanan dari Line Man, yang menerima dorongan modal besar tahun lalu. Grab (Singapura) memiliki posisi kuat dalam layanan transportasi online dan Bolt dari Estonia mengembangkan pangsa pasarnya," katanya.

Bisnis Gojek di Thailand yang mencakup layanan transportasi online, pengiriman makanan, dan pembayaran, adalah operasi terkecil di luar negeri dan memiliki pangsa pasar yang jauh lebih kecil daripada pemimpin pengiriman makanan Grab.

Gojek akan fokus meningkatkan investasi di Vietnam dan Singapura setelah kesepakatan selesai, kata pernyataan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!