Pelayaran Tamarin Samudra Incar Pendapatan USD13,45 Juta
Kamis, 15 Juli 2021 - 23:16 WIB
Baca Juga : Ekspor Impor Terhambat, INSA Keluhkan Gangguan Sistem Bea Cukai
Adapun kapal AWB Petroleum Excelsior dengan kondisi kontrak berakhir pada 17 Mei 2022, lalu Kapal AHTS Petroleum Pioneer dengan kondisi kontrak berakhir pada Juli 2021. Serta Kapal AWB Petroleum Superior dengan kondisi kontrak berakhir pada 14 Maret 2021.
Sebagai catatan, TAMU mencatatkan pendapatan usaha sekitar USD15,22 juta di 2020. Jumlah tersebut turun 2% dibandingkan dengan perolehan tahun 2019 yang sebesar USD 15,54 juta. Perseroan juga masih menanggung rugi komprehensif di angka USD926,221.
Adapun kapal AWB Petroleum Excelsior dengan kondisi kontrak berakhir pada 17 Mei 2022, lalu Kapal AHTS Petroleum Pioneer dengan kondisi kontrak berakhir pada Juli 2021. Serta Kapal AWB Petroleum Superior dengan kondisi kontrak berakhir pada 14 Maret 2021.
Sebagai catatan, TAMU mencatatkan pendapatan usaha sekitar USD15,22 juta di 2020. Jumlah tersebut turun 2% dibandingkan dengan perolehan tahun 2019 yang sebesar USD 15,54 juta. Perseroan juga masih menanggung rugi komprehensif di angka USD926,221.
(dar)
Lihat Juga :