Perdagangan RI-China Tak Lagi Pakai Dolar AS, Awas Ada Risikonya

Rabu, 28 Juli 2021 - 06:11 WIB
Namun di tahun 2009, kontribusi China terhadap pertumbuhan output global bisa menyentuh 90%. "China sudah menjelma menjadi global production hub di mana di situ AS, Jepang, sangat mengandalkan jaringan produksi dari China," tuturnya.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Kembali Turun Diterpa Ketegangan Perdagangan China-AS

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa seluruh persyaratan yang dibutuhkan dalam kerja sama local currency settlement (LCS) sudah selesai. Nantinya, aturan ini tidak hanya berlaku untuk transaksi dagang antara Indonesia dan China.

Penggunaan kedua mata uang ini akan diperluas ke sektor lain seperti berbagai produk pasar uang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!