Erick Thohir: Industri Petrokimia RI Tidak Berkembang
Kamis, 29 Juli 2021 - 12:43 WIB
Langkah sinergi antar perusahaan lokal pun didorong. Pemerintah mendukung kerja sama antara PT Pertamina (Persero), melalui anak perusahaan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. Keduanya telah menandatangani head of agreement (HoA), bersepakat kerja sama mengembangkan industri petrokimia di Indonesia, sehingga dapat menekan impor.
Baca Juga: Tak Ada Temuan Baru, Batu Bara RI Bisa Habis 65 Tahun Lagi
Nota kesepakatan itu diteken oleh Direktur Utama dari PT KPI Ignatius Tallulembang dan Presiden Direktur Chandra Asri Petrochemicial Erwin Ciputra, pada Selasa 25 Agustus 2020 lalu. Dirut Pertamina Nicke Widyawati berharap, ke dua perusahaan dapat bekerja bersama menambal defisit kebutuhan petrokimia di dalam negeri. Selain itu, tambahnya, keduanya juga dapat mengambil peluang dalam bisnis hilir petrokimia dalam negeri."Hal ini sesuai arahan Presiden guna mendorong pembangunan pabrik yang menghasilkan import substitution," tutur Nicke.
Baca Juga: Tak Ada Temuan Baru, Batu Bara RI Bisa Habis 65 Tahun Lagi
Nota kesepakatan itu diteken oleh Direktur Utama dari PT KPI Ignatius Tallulembang dan Presiden Direktur Chandra Asri Petrochemicial Erwin Ciputra, pada Selasa 25 Agustus 2020 lalu. Dirut Pertamina Nicke Widyawati berharap, ke dua perusahaan dapat bekerja bersama menambal defisit kebutuhan petrokimia di dalam negeri. Selain itu, tambahnya, keduanya juga dapat mengambil peluang dalam bisnis hilir petrokimia dalam negeri."Hal ini sesuai arahan Presiden guna mendorong pembangunan pabrik yang menghasilkan import substitution," tutur Nicke.
(nng)
Lihat Juga :