Erick Thohir: Industri Petrokimia RI Tidak Berkembang
Kamis, 29 Juli 2021 - 12:43 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO/MNC Media
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan industri petrokimia di Tanah Air tidak berkembang masih kalah bersaing dengan negara lain. Padahal pemanfaatan bahan baku yang dihasilkan dari kilang tersebut menghasilkan turunan petrokimia yang bisa digunakan di sektor farmasi seperti obat-obatan.
"Petrochemical kita sendiri masih kalah saing dengan banyak negara. Padahal petrochemical ini turunannya sangat luar biasa, baik yang namanya obat-obatan yang selama ini kita dibilang 90 persen impor bahan bakunya, itu turunan petrokimia salah satunya," ujar Menteri BUMN Erick Thohir, Kamis (29/7/2021).
Baca Juga: Meskipun RI Menuju Net Zero Emission 2050, Tapi Batu Bara Tetap Jalan
Dia pun berharap sejumlah pihak tetap mendukung pemerintah untuk mendorong kinerja industri petrokimia. Sebab itu, pihaknya terus mendorong membangun industri Petrokimia. Dalam rencana strategis (renstra) Kementerian Perindustrian 2020-2024, salah satu prioritasnya adalah pengembangan daya saing industri petrokimia.
"Petrochemical kita sendiri masih kalah saing dengan banyak negara. Padahal petrochemical ini turunannya sangat luar biasa, baik yang namanya obat-obatan yang selama ini kita dibilang 90 persen impor bahan bakunya, itu turunan petrokimia salah satunya," ujar Menteri BUMN Erick Thohir, Kamis (29/7/2021).
Baca Juga: Meskipun RI Menuju Net Zero Emission 2050, Tapi Batu Bara Tetap Jalan
Dia pun berharap sejumlah pihak tetap mendukung pemerintah untuk mendorong kinerja industri petrokimia. Sebab itu, pihaknya terus mendorong membangun industri Petrokimia. Dalam rencana strategis (renstra) Kementerian Perindustrian 2020-2024, salah satu prioritasnya adalah pengembangan daya saing industri petrokimia.
Lihat Juga :