Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik, 25.000 Unit SPKLU Ditargetkan Siap di 2030
Kamis, 05 Agustus 2021 - 13:08 WIB
Rida menegaskan bahwa program ini bagian tak terpisahkan dari upaya mewujudkan transisi energi bersih dan efisien, menghemat devisa serta menghemat subsidi BBM.
"Dengan meningkatknya penggunaan kendaraan listrik dan dibarengi penyediaan energi bersih, kami menargetkan kapasitas pembangkit EBT mencapai 38 Giga Watt (GW) di tahun 2030," harapnya.
Baca Juga: COVID-19 Balik Lagi ke Wuhan, China Tutup Total Semua Bandara
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan, pihaknya terus mendukung program-program Pemerintah baik dalam pengembangan kendaraan listrik baik di industri hulu dan hilir. Apalagi sektor transportasi menyumbang sekitar 23% dari karbon emisi.
"Ini program besar bagi Pertamina. Bersama-sama dengan BUMN lain, Pertamina mengembangkan ekosistem baterai listrik dalam Indonesia Battery Corporation (IBC). Di beberapa daerah swasta kita juga menyewakan beberapa kendaraan motor listrik yang lebih ramah lingkungan," jelas Nicke.
"Dengan meningkatknya penggunaan kendaraan listrik dan dibarengi penyediaan energi bersih, kami menargetkan kapasitas pembangkit EBT mencapai 38 Giga Watt (GW) di tahun 2030," harapnya.
Baca Juga: COVID-19 Balik Lagi ke Wuhan, China Tutup Total Semua Bandara
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan, pihaknya terus mendukung program-program Pemerintah baik dalam pengembangan kendaraan listrik baik di industri hulu dan hilir. Apalagi sektor transportasi menyumbang sekitar 23% dari karbon emisi.
"Ini program besar bagi Pertamina. Bersama-sama dengan BUMN lain, Pertamina mengembangkan ekosistem baterai listrik dalam Indonesia Battery Corporation (IBC). Di beberapa daerah swasta kita juga menyewakan beberapa kendaraan motor listrik yang lebih ramah lingkungan," jelas Nicke.
(fai)
Lihat Juga :