Pindah Tangan Malam Ini, Berikut Catatan ReforMiner Soal Alih Kelola Blok Rokan
Minggu, 08 Agustus 2021 - 20:59 WIB
"Proses transisi relatif dapat dikatakan tepat waktu. Dari informasi yang ada, sampai awal Juli 2021 untuk proses mirroring kontrak telah selesai dilaksanakan. Informasi yang ada menyebutkan dari seluruh kontrak eksisting yang berjumlah 291 kontrak, seluruhnya atau telah 100% dilakukan mirroring," imbuhnya.
Komaidi menilai proses transisi SDM yang merupakan salah satu bagian kritikal terpantau berjalan dengan lancar. Sampai awal Juli 2021 tercatat sudah sekitar 98,7% pegawai yang diinformasikan telah melengkapi dan mengembalikan aplikasi termasuk di dalamnya perjanjian kerja sesuai waktu yang ditentukan.
Sementara, proses transfer teknologi pada awal Juli 2021 disampaikan sedang berada pada tahap penyesuaian sistem IT. Beberapa hal terkait teknologi yang sedang dilakukan proses transisi diantaranya adalah mengenai transfer knowledge penggunaan aplikasi-aplikasi yang berkaitan langsung dengan kegiatan operasi produksi dan penunjangnya.
Di sisi lain, PHR terus menyampaikan kesiapannya. PHR telah menyampaikan bahwa mereka merencanakan akan melakukan pengeboran 84 sumur pengembangan pada tahun 2021 dan ditambah sisa sumur CPI. Untuk tahun 2022 mendatang PHR menyampaikan sedang mempersiapkan pengeboran sekitar 270 sumur.
Blok Rokan tercatat menjadi salah satu WK migas dengan investasi jumlah sumur terbanyak. Total rig pengeboran yang disampaikan akan dioperasikan PHR menjadi 16 unit. Selain itu juga terdapat 29 rig yang digunakan untuk kegiatan Work Over and Well Service (WOWS) yang merupakan mirroring dari kontrak sebelumnya.
Untuk itu, kata dia, ReforMiner memberikan apresiasi kepada CPI, PHR, SKK Migas, Kementerian ESDM, dan para pihak yang terlibat aktif dalam proses transisi Blok Rokan. "Secara umum proses transisi Blok Rokan berjalan dengan lancar," ujarnya.
Komaidi menilai proses transisi SDM yang merupakan salah satu bagian kritikal terpantau berjalan dengan lancar. Sampai awal Juli 2021 tercatat sudah sekitar 98,7% pegawai yang diinformasikan telah melengkapi dan mengembalikan aplikasi termasuk di dalamnya perjanjian kerja sesuai waktu yang ditentukan.
Sementara, proses transfer teknologi pada awal Juli 2021 disampaikan sedang berada pada tahap penyesuaian sistem IT. Beberapa hal terkait teknologi yang sedang dilakukan proses transisi diantaranya adalah mengenai transfer knowledge penggunaan aplikasi-aplikasi yang berkaitan langsung dengan kegiatan operasi produksi dan penunjangnya.
Di sisi lain, PHR terus menyampaikan kesiapannya. PHR telah menyampaikan bahwa mereka merencanakan akan melakukan pengeboran 84 sumur pengembangan pada tahun 2021 dan ditambah sisa sumur CPI. Untuk tahun 2022 mendatang PHR menyampaikan sedang mempersiapkan pengeboran sekitar 270 sumur.
Blok Rokan tercatat menjadi salah satu WK migas dengan investasi jumlah sumur terbanyak. Total rig pengeboran yang disampaikan akan dioperasikan PHR menjadi 16 unit. Selain itu juga terdapat 29 rig yang digunakan untuk kegiatan Work Over and Well Service (WOWS) yang merupakan mirroring dari kontrak sebelumnya.
Untuk itu, kata dia, ReforMiner memberikan apresiasi kepada CPI, PHR, SKK Migas, Kementerian ESDM, dan para pihak yang terlibat aktif dalam proses transisi Blok Rokan. "Secara umum proses transisi Blok Rokan berjalan dengan lancar," ujarnya.
Lihat Juga :