Aminin ya, Kemnaker Bilang Subsidi Gaji Cair Pekan Ini
Selasa, 10 Agustus 2021 - 12:42 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Pemerintah mengupayakan agar subsidi gaji alias bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp1 juta bisa disalurkan pekan ini. Jika tidak ada halangan, subsidi gaji bisa cair setelah libur Tahun Baru Hijriyah.
"Insha Allah minggu ini sudah bisa cair," kata Sekretaris Jendral Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar kepada SINDOnews, Selasa (10/8/2021).
Baca juga: Waspada Hoaks Info Subsidi Gaji, Lindungi Data Pribadi!
Menurut dia, penyebab subsidi gaji belum dicairkan hingga saat ini dikarenakan masih ada data yang belum lengkap. Adapun, Kementerian Ketenagakerjaan berhati-hati agar subsidi gaji bisa tepat sasaran.
"Saat ini kita sedang padankan data dengan program PKH (Program Keluarga Harapan), Prakerja dan BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro)," ungkapnya.
Anwar menyebutkan, data yang dipegang saat ini sudah hampir selesai diverifikasi dan nantinya akan diserahkan ke presiden Joko Widodo untuk melihat siapa saja yang akan mendapatkan subsidi gaji. Rencanya subsidi gaji akan disalurkan melalui bank-bank milik pemerintah atau Himbara. "Ini sudah tahap akhir. Pencairannya awal di bank Himbara," tandasnya.
"Insha Allah minggu ini sudah bisa cair," kata Sekretaris Jendral Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar kepada SINDOnews, Selasa (10/8/2021).
Baca juga: Waspada Hoaks Info Subsidi Gaji, Lindungi Data Pribadi!
Menurut dia, penyebab subsidi gaji belum dicairkan hingga saat ini dikarenakan masih ada data yang belum lengkap. Adapun, Kementerian Ketenagakerjaan berhati-hati agar subsidi gaji bisa tepat sasaran.
"Saat ini kita sedang padankan data dengan program PKH (Program Keluarga Harapan), Prakerja dan BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro)," ungkapnya.
Anwar menyebutkan, data yang dipegang saat ini sudah hampir selesai diverifikasi dan nantinya akan diserahkan ke presiden Joko Widodo untuk melihat siapa saja yang akan mendapatkan subsidi gaji. Rencanya subsidi gaji akan disalurkan melalui bank-bank milik pemerintah atau Himbara. "Ini sudah tahap akhir. Pencairannya awal di bank Himbara," tandasnya.
Lihat Juga :