Bantuan Gojek Bagi Mitra Bisa Gerakkan Ekonomi Mikro
Selasa, 10 Agustus 2021 - 13:23 WIB
Mengutip hasil penelitian Lembaga Demografi UI di tahun 2019, Paksi menjelaskan jika kondisi saat ini memang masih sulit apalagi dengan berlanjutnya Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Meskipun tidak seperti PSBB, di mana kegiatan ekonomi hampir berhenti total, di masa PPKM tetap ada pembatasan mobilitas orang sehingga berdampak para order untuk pengantaran penumpang.
“Di tahun 2019, mobilitas orang ini merupakan tumpuan pendapatan mitra driver yang melayani pengantaran penumpang seperti GoRide. Walaupun terdapat kenaikan order untuk pengantaran barang, hal itu tidak serta-merta menutup pendapatan driver yang hilang dari berkurangnya order pengantaran penumpang,” terang dia.
Paksi sangat mendukung pemberian donasi oleh Gojek tersebut, karena dapat meringankan beban pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pekan lalu Gojek telah menyalurkan bantuan belanja sembako senilai total Rp 25 Miliar secara cashless atau non-tunai, langsung ke akun ratusan ribu mitra driver di seluruh Indonesia. Dalam hal ini Gojek telah menunjukkan komitmennya yang telah dibangun sejak awal pandemi di Indonesia untuk konsisten untuk membantu mitra driver.
Melalui Program Kesejahteraan Mitra Driver, bantuan yang disalurkan Gojek berfokus pada tiga hal yakni penyediaan layanan dan perlengkapan kesehatan, keringanan beban biaya harian, dan bantuan pendapatan.
Tiga inisiatif ini telah dilaksanakan melalui adanya Dana Bantuan Mitra senilai Rp100 miliar yang diantaranya berasal dari donasi 25% gaji tahunan jajaran manajemen senior dan anggaran kenaikan gaji tahunan seluruh karyawan.
“Di tahun 2019, mobilitas orang ini merupakan tumpuan pendapatan mitra driver yang melayani pengantaran penumpang seperti GoRide. Walaupun terdapat kenaikan order untuk pengantaran barang, hal itu tidak serta-merta menutup pendapatan driver yang hilang dari berkurangnya order pengantaran penumpang,” terang dia.
Paksi sangat mendukung pemberian donasi oleh Gojek tersebut, karena dapat meringankan beban pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pekan lalu Gojek telah menyalurkan bantuan belanja sembako senilai total Rp 25 Miliar secara cashless atau non-tunai, langsung ke akun ratusan ribu mitra driver di seluruh Indonesia. Dalam hal ini Gojek telah menunjukkan komitmennya yang telah dibangun sejak awal pandemi di Indonesia untuk konsisten untuk membantu mitra driver.
Melalui Program Kesejahteraan Mitra Driver, bantuan yang disalurkan Gojek berfokus pada tiga hal yakni penyediaan layanan dan perlengkapan kesehatan, keringanan beban biaya harian, dan bantuan pendapatan.
Tiga inisiatif ini telah dilaksanakan melalui adanya Dana Bantuan Mitra senilai Rp100 miliar yang diantaranya berasal dari donasi 25% gaji tahunan jajaran manajemen senior dan anggaran kenaikan gaji tahunan seluruh karyawan.
Lihat Juga :