Bea Cukai Lakukan 14.038 Penindakan Terhadap Kegiatan Ilegal

Kamis, 26 Agustus 2021 - 10:54 WIB
Dari sisi penerimaan, Sri Mulyani melanjutkan, realisasi kepabeanan dan cukai tumbuh signifikan, sebesar 29,5% (yoy), mencapai Rp141,21 triliun didorong kinerja seluruh komponen penerimaan. Kinerja cukai tumbuh 18,2% (yoy) didorong pertumbuhan cukai hasil tembakau (CHT) dan efektivitas kebijakan dan pengawasan di bidang cukai.

"Kinerja bea masuk tumbuh 9,2% (yoy) dipengaruhi tren kinerja impor nasional yang terus meningkat, terutama pada sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan. Sedangkan kinerja bea keluar tumbuh 888,7% (yoy) didorong peningkatan ekspor komoditi tembaga dan tingginya harga produk kelapa sawit," katanya.

Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif kepabeanan dan cukai khususnya di bidang kesehatan untuk impor alat kesehatan dan vaksin.

Baca juga: Ogah Dijodohkan, Zikri Daulay Ikut Nimbrung dalam Kolom Komentar Larissa Chou

Selajutnya, kinerja penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sampai dengan bulan Juli 2021 mencapai Rp242,1 triliun, tumbuh 15,8% (yoy). Kinerja PNBP semakin membaik didukung meningkatnya pendapatan SDA migas dan nonmigas PNBP lainnya dan pendapatan BLU, yang masing-masing tumbuh 8,1%, 62,9%, 31,2%, dan 97,4% (yoy).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!