Genjot Produktivitas Pertanian, Kementan Dorong Kinerja Penyuluh di Pangandaran
Rabu, 01 September 2021 - 14:15 WIB
Sementara Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa salah satu faktor penting dalam peningkatan produktivitas adalah inovasi teknologi. Banyak inovasi teknologi dari hulu hingga hilir untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Jika dimanfaatkan maksimal, maka akan mampu meningkatkan nilai tambah bagi petani.
(Baca juga:Kementan Dukung Peningkatan SDM Pertanian melalui Pelatihan)
“Jadi, penyuluh sekarang jangan hanya bergerak di on farm saja, tapi juga ke olahan. Itu sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah bagi petani,” kata Dedi saat bertemu penyuluh dan petani di Balai Pusat Pertanian (BPP) Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (31/8/2021).
Dengan begitu, kata Dedi, jika indeks kinerja penyuluh adalah peningkatan produktivitas di wilayah kerjanya masing-masing. “Tugas utamanya menggenjot peningkatan produktivitas pertanian, maka inovasi teknologi diterapkan bersama petani di lapangan,” katanya.
(Baca juga:Tingkatkan Kompetensi SDM Pertanian di Aceh, Penyuluh dan Petani Harus Melek Teknologi)
(Baca juga:Kementan Dukung Peningkatan SDM Pertanian melalui Pelatihan)
“Jadi, penyuluh sekarang jangan hanya bergerak di on farm saja, tapi juga ke olahan. Itu sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah bagi petani,” kata Dedi saat bertemu penyuluh dan petani di Balai Pusat Pertanian (BPP) Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (31/8/2021).
Dengan begitu, kata Dedi, jika indeks kinerja penyuluh adalah peningkatan produktivitas di wilayah kerjanya masing-masing. “Tugas utamanya menggenjot peningkatan produktivitas pertanian, maka inovasi teknologi diterapkan bersama petani di lapangan,” katanya.
(Baca juga:Tingkatkan Kompetensi SDM Pertanian di Aceh, Penyuluh dan Petani Harus Melek Teknologi)
Lihat Juga :