5 Panduan Kerja Hadapi New Normal
Minggu, 31 Mei 2020 - 18:29 WIB
Persiapan menjalani new normal, perusahaan dan karyawan diharapkan dapat menerapkan sistem kerja yang fleksibel. Seperti membiarkan karyawan bekerja work from home apabila kondisi tubuhnya sedang tidak sehat.
Sistem kerja ini dapat meminimalisir penyebaran virus karena orang sakit sangat berisiko tertular.
"Penerapan WFH tidak menjadi halangan apabila perusahaan dapat mengontrol kehadiran karyawannya. Perusahaan dapat menggunakan aplikasi absensi online yang hadir," katanya.
2. Prioritaskan Keamanan Karyawan
Salah satu kebijakan yang dapat diterapkan yaitu shifting maupun mempekerjakan kembali karyawan dengan umur 45 tahun ke bawah. Namun, tentunya perusahan harus mengutamakan prosedur keamanan untuk karyawan tersebut.
Perusahaan diharapkan lebih sigap apabila ternyata nantinya di kantor terdapat karyawan yang menunjukkan gejala-gejala tidak sehat.
"Apabila diperlukan, perusahaan bisa menyediakan suplemen vitamin untuk membantu meningkatkan daya tubuh karyawan. Namun hal yang paling utama untuk dilakukan perusahaan adalah mengidentifikasi dan memonitor karyawan," katanya.
3. Contact Tracing di Lingkungan Kantor
Sistem kerja ini dapat meminimalisir penyebaran virus karena orang sakit sangat berisiko tertular.
"Penerapan WFH tidak menjadi halangan apabila perusahaan dapat mengontrol kehadiran karyawannya. Perusahaan dapat menggunakan aplikasi absensi online yang hadir," katanya.
2. Prioritaskan Keamanan Karyawan
Salah satu kebijakan yang dapat diterapkan yaitu shifting maupun mempekerjakan kembali karyawan dengan umur 45 tahun ke bawah. Namun, tentunya perusahan harus mengutamakan prosedur keamanan untuk karyawan tersebut.
Perusahaan diharapkan lebih sigap apabila ternyata nantinya di kantor terdapat karyawan yang menunjukkan gejala-gejala tidak sehat.
"Apabila diperlukan, perusahaan bisa menyediakan suplemen vitamin untuk membantu meningkatkan daya tubuh karyawan. Namun hal yang paling utama untuk dilakukan perusahaan adalah mengidentifikasi dan memonitor karyawan," katanya.
3. Contact Tracing di Lingkungan Kantor
Lihat Juga :