7 Negara Siap Investasi Baterai Listrik di Indonesia, China Sudah Teken

Jum'at, 17 September 2021 - 19:54 WIB
Lebih lanjut, Bahlil menyampaikan pemerintah ingin mewujudkan investasi yang berkualitas, bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Selain itu, investasi juga harus merata di Jawa dan luar Jawa.

"Harus ada perpaduan pengusaha besar, kecil, dan UMKM. Asing dan pengusaha nasional. Presiden menginstruksikan harus mengurus pengusaha semuanya," tuturnya.

Baca juga: PLN Jamin Pasokan Listrik ke Pabrik Baterai Mobil Listrik Pertama di ASEAN

Kementerian Investasi memastikan untuk produksi mobil listrik di Indonesia beroperasi paling Mei 2022. "Bulan Mei paling lambat, Insha Allah 2021 sudah produksi. Jadi mobilnya sudah paten nanti kita akan produksi, bukan baru mau atau akan tapi kita sudah mulai," tandasnya.

Sebelumnya, presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik PT HKML Battery Indonesia di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (15/9/2021). Adapun nilai investasinya mencapai USD1,1 miliar atau sekitar Rp15,6 triliun.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!