Sasar Milenial, DBS Bidik Pertumbuhan Kartu Kredit Digital Hingga 60%
Minggu, 19 September 2021 - 06:36 WIB
Melihat kebutuhan yang ada dan sejalan dengan komitmen untuk menghadirkan solusi berkelanjutan bagi kehidupan nasabah dan komunitas, pihaknya meyakini peluncuran kartu kredit digital digibank merupakan jawaban yang dapat memasilitasi kebutuhan nasabah secara digital.
"Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, kartu kredit digital bisa jadi penolong bagi nasabah dalam melakukan transaksi dan memudahkan cara pembayaran online maupun offline karena memungkinkan transaksi secara contactless," tuturnya.
Seiring dengan transaksi digital di Indonesia yang terus meningkat dan juga pengguna aplikasi digibank yang mencapai lebih dari 700.000, DBS optimistis kartu kredit digital ini juga akan banyak diminati.
"Kami menargetkan pertumbuhan kartu kredit digital digibank dalam lima tahun ke depan berkisar 50-60 persen dari tahun ke tahun," sebut Head of Card Business, PT Bank DBS Indonesia, Ari Lastina.
Baca juga: Restrukturisasi Kredit Tembus 5,3 Juta UMKM Senilai Rp332 Triliun
Ari menambahkan, karakter milenial yang ingin serbacepat dan tidak mau ribet juga menjadi perhatian dalam merancang produk kartu kredit ini. Berdasarkan digibank Usability Test Finding 2019, mayoritas responden menginginkan informasi yang cepat terkait persetujuan aplikasi kartu kredit beserta limitnya. Selain itu, temuan Saylent pada 2019 juga menekankan bahwa milenial menghargai penghematan waktu, kenyamanan, dan pengalaman di atas segalanya.
"Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, kartu kredit digital bisa jadi penolong bagi nasabah dalam melakukan transaksi dan memudahkan cara pembayaran online maupun offline karena memungkinkan transaksi secara contactless," tuturnya.
Seiring dengan transaksi digital di Indonesia yang terus meningkat dan juga pengguna aplikasi digibank yang mencapai lebih dari 700.000, DBS optimistis kartu kredit digital ini juga akan banyak diminati.
"Kami menargetkan pertumbuhan kartu kredit digital digibank dalam lima tahun ke depan berkisar 50-60 persen dari tahun ke tahun," sebut Head of Card Business, PT Bank DBS Indonesia, Ari Lastina.
Baca juga: Restrukturisasi Kredit Tembus 5,3 Juta UMKM Senilai Rp332 Triliun
Ari menambahkan, karakter milenial yang ingin serbacepat dan tidak mau ribet juga menjadi perhatian dalam merancang produk kartu kredit ini. Berdasarkan digibank Usability Test Finding 2019, mayoritas responden menginginkan informasi yang cepat terkait persetujuan aplikasi kartu kredit beserta limitnya. Selain itu, temuan Saylent pada 2019 juga menekankan bahwa milenial menghargai penghematan waktu, kenyamanan, dan pengalaman di atas segalanya.
Lihat Juga :