Jokowi Resmikan Pabrik Hot Strip Mill 2 Krakatau Steel: Sedot Investasi Rp7,5 Triliun

Selasa, 21 September 2021 - 10:53 WIB
Dia menyebut, HRC dapat digunakan untuk kebutuhan otomotif. Bahkan, pabrik tersebut merupakan pabrik pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan ketebalan HRC dengan rentang 1,4 mm hingga 16 mm serta lebar mulai dari 600 mm hingga 1.650 mm.

"Jadi nanti produk HRC ini akan digunakan untuk bisa otomotif ujungnya, karena ini merupakan kontrol power namanya. Ini proses pertamanya, jadi dibersihkan dulu mill scale, terus kemudian masuk ke dalam, ini ditipiskan, setelah ditipiskan masuk ke proses selanjutnya, di sini belum ada perubahan mekanik dari struktur bajanya, baru di sebelah sana baru di proses lagi," ujar Silmy kepada Jokowi dan rombongan.

Baca Juga: Menjaga Peran Besar Industri Besi dan Baja Nasional dalam Neraca Dagang

Hot Strip Mill 2 memiliki berkapasitas 1,5 juta ton per tahun. Saat dibangun sejak 2016 lalu, pemerintah tercatat menggelontorkan dana investasi sebesar USD521 juta atau setara Rp 7,5 triliun untuk membangun.

Pabrik tersebut juga mampu menghasilkan produk baja HRC dengan spesifikasi tertentu. Dimana, produk itu melengkapi produk yang dihasilkan pabrik HSM 1 Krakatau Steel yang sudah beroperasi dari tahun 1983.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!