Dipanggil Satgas BLBI, Suyanto Pertanyakan Keasilan Data Utangnya

Jum'at, 24 September 2021 - 17:11 WIB
Keaslian data utang obligor BLBI dipertanyakan sang kuasa hukum. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Kuasa hukum Suyanto, Jamaslin James Purba, mempertanyakan keaslian dari data utang yang dikirimkan oleh Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia ( Satgas BLBI ) dalam memanggil kliennya. Suyanto adalah salah seorang obligor BLBI yang dipanggil satgas terkait utang sebesar Rp904,47 miliar.

Menurutnya, penyelesaian utang atas dana BLBI sebenarnya sudah tertuang dalam Master Settlement and Acquisition Agreement (MSAA) yang telah disepakati pemerintah dan obligor atau debitur bertahun-tahun lalu. Makanya, James mempertanyakan alasan pemerintah menagih kembali kewajiban atas dana BLBI, sementara Suyanto sudah menandatangani MSAA bertahun-tahun lalu.



Baca juga: Kemenkeu Minta Masyarakat Waspada, Calo Kasus BLBI Berkeliaran

“Kalau dari pengertian hukum pada saat Anda menandatangani suatu penyelesaian artinya kan dianggap selesai. Kemudian kenapa setelah 20 tahun kemudian baru ditagih ulang? Lah kenapa enggak saat itu saja dibereskan. Kalau masih ada kurang, ya ini kekurangannya, begitu lho,” ujar James Purba di Gedung DJKN, Jumat (24/9/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!