Bahlil Ajak Investor Belanda Tanam Duit di Jawa Timur

Selasa, 12 Oktober 2021 - 16:55 WIB
Koen de Heus selaku CEO De Heus menyampaikan, apresiasi atas dukungan Kementerian Investasi/BKPM tersebut. Koen de Heus mengutarakan, bahwa investasinya di Jawa Timur saat ini pada sektor pakan ternak dengan model bisnis bersama petani lokal.

“Dengan kebutuhan bahan baku sebesar 500.000-600.000 ton/tahun, kami harap pemerintah Indonesia dapat menjaga keseimbangan harga jagung dan kesejahteraan petani jagung dengan adanya harga yang sesuai,” ucap Koen de Heus.

Baca Juga: Bahlil Ungkap Peran UMKM yang Jadi Penyelamat Saat Ibu Pertiwi Sakit

De Heus sudah berinvestasi di Indonesia sejak tahun 2015, bergerak di bidang Industri Produk Farmasi Hewan, Industri Konsentrat Makanan Hewan, dan Industri Makanan Ransum Hewan.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/BKPM, Penanaman Modal Asing (PMA) dari Belanda selama periode 2016-TW II 2021 menempati posisi ke-5 dengan realisasi investasi mencapai USD9.212 juta. Capaian tersebut mencakup total proyek sebanyak 7.608 dan menyerap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebanyak 108.082 orang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!