Luhut Tantang Pengkritik Utang Negara untuk Diskusi

Rabu, 03 Juni 2020 - 16:06 WIB
Dia membandingkan Indonesia dengan Singapura. Pasalnya, negara tetangga tersebut mengalami pelebaran defisit hingga 100%. Begitu pula dengan Amerika dan Jepang yang harus menarik utang besar demi menjaga agar rakyat dan perekonomian tidak terpengaruh besar oleh penyebaran Virus Corona.

"Singapura itu 100% terhadap GDP-nya. Tambah lagi Amerika Serikat itu kita tidak tahu berapa lagi, memang besar. Jepang tidak kita tahu lagi," jelasnya.

Menurutnya, pemerintah sangat berhati-hati dalam melakukan penarikan utang. Mantan Menteri Politik Hukum dan Keamanan tersebut memastikan utang dialokasikan untuk hal produktif. Ia meminta kepada para ekonom yang mengkritik utang negara untuk memberikan informasi tepat kepada masyarakat.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat total utang pemerintah hingga April 2020 mencapai Rp 5.172,48 triliun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, total utang tersebut meningkat Rp 644,03 triliun atau 14,22%. Total utang tersebut setara dengan 31,78% terhadap PDB.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!