Stafsus Erick Thohir Buka-bukaan Soal Ugal-ugalan Manajemen Garuda Indonesia
Senin, 25 Oktober 2021 - 11:43 WIB
Tata kelola manajemen yang buruk menyebabkan nasib Garuda Indonesia kini di ujung tanduk sulit diselamatkan. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian BUMN mengungkapkan terkait penyebab carut marut kinerja keuangan Garuda Indonesia . Tata kelola manajemen yang buruk menyebabkan nasib maskapai BUMN tersebut kini di ujung tanduk sulit diselamatkan.
"Garuda Indonesia dulu itu ugal-ugalan terkait soal sewa pesawat. Ugal-ugalan diperparah dengan kondisi Corona saat ini. Corona ini kan puncaknya, mereka punya pondasi yang sangat jelek," ujar Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, Senin (25/10/2021).
Baca Juga: Utang Garuda Terlalu Besar, Kementerian BUMN Tak Mau Gegabah Suntik PMN
Menurut dia, ugal-ugalan yang dimaksud terkait utang biaya sewa (leasing) pesawat yang tidak terkontrol oleh manajemen. Adapun biaya sewa pesawat Garuda Indonesia mencapai 27% atau paling tinggi di dunia.
"Garuda Indonesia dulu itu ugal-ugalan terkait soal sewa pesawat. Ugal-ugalan diperparah dengan kondisi Corona saat ini. Corona ini kan puncaknya, mereka punya pondasi yang sangat jelek," ujar Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, Senin (25/10/2021).
Baca Juga: Utang Garuda Terlalu Besar, Kementerian BUMN Tak Mau Gegabah Suntik PMN
Menurut dia, ugal-ugalan yang dimaksud terkait utang biaya sewa (leasing) pesawat yang tidak terkontrol oleh manajemen. Adapun biaya sewa pesawat Garuda Indonesia mencapai 27% atau paling tinggi di dunia.
Lihat Juga :