Ekonomi Terkikis Corona, Defisit APBN Kian Lebar ke Level 6,34%
Kamis, 04 Juni 2020 - 12:13 WIB
Sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) menjadi Rp294,1 triliun. Dengan demikian, total pendapatan dalam negeri menjadi Rp1.698,6 triliun dan hibah Rp0,5 triliun. "Maka proyeksi pendapatan negara turun menjadi Rp1.699,1 triliun dari yang sebelumnya Rp1.760,9 triliun," katanya.
Sementara untuk anggaran belanja negara, ungkap Febrio, juga mengalami kenaikan menjadi Rpg2.738,4 triliun dari yang sebelumnya Rp 2.613,8 triliun. "Belanja pemerintah pusat naik Rp 120 triliun, tapi belanja kementerian/lembaga (K/L) turun, tetapi belanja non K/L naik," tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, untuk anggaran transfer ke daerah dan dana desa (TKDD), lanjut Febrio mengalami peningkatan tipis menjadi Rp763,9 triliun dari yang sebelumnya Rp762,7 triliun.
“Ini adalah bagian dari kenyataan yang harus dihadapi dan pemerintah respon dengan cepat. Apa yang terjadi dengan perekon kita, hari demi hari, bulan demi bulan dan secara resmi dilakukan dengan Perpres,” tutupnya.
Sementara untuk anggaran belanja negara, ungkap Febrio, juga mengalami kenaikan menjadi Rpg2.738,4 triliun dari yang sebelumnya Rp 2.613,8 triliun. "Belanja pemerintah pusat naik Rp 120 triliun, tapi belanja kementerian/lembaga (K/L) turun, tetapi belanja non K/L naik," tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, untuk anggaran transfer ke daerah dan dana desa (TKDD), lanjut Febrio mengalami peningkatan tipis menjadi Rp763,9 triliun dari yang sebelumnya Rp762,7 triliun.
“Ini adalah bagian dari kenyataan yang harus dihadapi dan pemerintah respon dengan cepat. Apa yang terjadi dengan perekon kita, hari demi hari, bulan demi bulan dan secara resmi dilakukan dengan Perpres,” tutupnya.
(ind)
Lihat Juga :