Pertamina Tegaskan Tak Ada Kenaikan Harga BBM
Kamis, 04 November 2021 - 21:23 WIB
Menanggapi hal ini, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Makassar, Zainal Abidin merasa sangat terdampak. Harga pertalite yang dinilai naik itu disebutnya sangat menyulitkan rakyat. Terutama bagi sopir-sopir angkutan darat.
“Tentunya ini sangat menyulitkan rakyat. Makanya kami bilang pemerintah semestinya paham kondisi sekarang, semua serba sulit di tengah pandemi Covid-19,” keluhnya.
Sebelumnya, kata dia, pihaknya sempat menanyakan mengenai promo potongan harga yang diberlakukan. Hanya saja, pihaknya tidak mendapat jawaban pasti sementara harga terus berubah-ubah.
Baca juga:Bongkar Aksi Penimbunan, Pertamina dan Ditpolair Baharkam Polri Amankan Pasokan Solar Bersubsidi
Sementara, empat SPBU yang masih menyediakan BBM jenis premiun di Makassar tidak mampu mengakomodasi kendaraan-kendaraan yang telah ditentukan. Butuh waktu yang tidak sebentar untuk mengantre. Banyak sopir dirugikan.
"Masih ada empat SPBU menjual Premium, yang lain sudah tidak ada. Kalaupun dapat butuh waktu lama antre. Ditambah lagi masih ada kendaraan pribadi ikut mengantre, padahal seharusnya mereka menggunakan pertalite," ujarnya.
“Tentunya ini sangat menyulitkan rakyat. Makanya kami bilang pemerintah semestinya paham kondisi sekarang, semua serba sulit di tengah pandemi Covid-19,” keluhnya.
Sebelumnya, kata dia, pihaknya sempat menanyakan mengenai promo potongan harga yang diberlakukan. Hanya saja, pihaknya tidak mendapat jawaban pasti sementara harga terus berubah-ubah.
Baca juga:Bongkar Aksi Penimbunan, Pertamina dan Ditpolair Baharkam Polri Amankan Pasokan Solar Bersubsidi
Sementara, empat SPBU yang masih menyediakan BBM jenis premiun di Makassar tidak mampu mengakomodasi kendaraan-kendaraan yang telah ditentukan. Butuh waktu yang tidak sebentar untuk mengantre. Banyak sopir dirugikan.
"Masih ada empat SPBU menjual Premium, yang lain sudah tidak ada. Kalaupun dapat butuh waktu lama antre. Ditambah lagi masih ada kendaraan pribadi ikut mengantre, padahal seharusnya mereka menggunakan pertalite," ujarnya.
(luq)
Lihat Juga :