Karhutla Terkendali, Syarat Penting Capai Target NDC

Sabtu, 06 November 2021 - 15:41 WIB
Presiden Joko Widodo sejak 2016, menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk mencegah kebakaran yang di masa lalu berulang setiap tahun. Presiden menekankan pentingnya upaya pencegahan dan peringatan dini yang efektif, diarahkan untuk mengembangkan sistem reward and punishment, serta menyinergikan upaya semua pemangku kepentingan terkait.

Pendekatan holistik telah dilakukan melalui penguatan norma, standar dan pengaturan, patroli terpadu di lapangan, kampanye intensif dan peningkatan kesadaran. Selain itu penerapan teknologi modifikasi cuaca, peningkatan infrastruktur untuk pengendalian kebakaran, peningkatan kapasitas untuk semua unit pengendalian kebakaran, peringatan deteksi dini dan pemadaman kebakaran yang melibatkan masyarakat lokal, serta upaya penegakan hukum.

(Baca juga:Balakar Kobar Dikukuhkan untuk Antisipasi Karhutla)

Bersamaan dengan acara talkshow tersebut, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aloe Dohong atas nama Pemerintah Indonesia menganugerahkan medali kehormatan: "Bintang Jasa Utama Republik Indonesia" kepada Direktur Global Fire Monitoring Center of Max Planck Institute for Chemistry, University of Freiburg, Jerman, Johann Goldammer, atas dedikasi dan kontribusinya selama ini untuk Indonesia.

Goldammer sejak 1977 secara konsisten menaruh perhatian besar pada upaya nasional memerangi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Dia membantu mengembangkan konsep pengelolaan kebakaran hutan terpadu melalui kerja sama bilateral dengan Badan Kerjasama Teknis Jerman (GIZ), serta mengembangkan Pedoman Nasional Perlindungan Terhadap Kebakaran. Goldammer kemudian berperan dalam mengembangkan jaringan kebakaran hutan regional dan lebih luas di tingkat ASEAN dan global.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!