Di tengah Pandemi, Kartu Prakerja Dorong Kemandirian Ekonomi Wirausaha

Jum'at, 05 Juni 2020 - 09:26 WIB
Sementara itu, pengamat kebijakan publik Achmad Nur Hidayat menilai saat ini kartu prakerja bisa menjadi program unggulan karena didesain dengan mengadopsi kelas online pembelajaran jarak jauh yang bisa diterapkan dalam masa Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) dan social distancing.

Selain itu, dalam feature kartu prakerja ada insentif Rp600.000 per bulan yang bisa menjadi bantalan jaminan sosial terutama bagi tenaga kerja yang terpaksa menganggur dan masyarakat korban PHK.

Menurut dia, insentif senilai Rp600.000 sebanyak empat kali atau sekitar Rp2,4 juta cukup membantu di tengah kondisi emergency akibat pandemi Covid-19. Apalagi, memasuki masa new normal, kemungkinan banyak pengusaha merumahkan pegawainya. (Baca juga: Tolak Kartu Prakerja, Buru Sulsel Minta Pelatihan di BLK)

“Dalam masa-masa sulit seperti saat ini, para pekerja yang dirumahkan atau korban PHK bisa meningkatkan kemampuan untuk memasuki dunia kerja baru atau meningkatkan kreativitas karena pastinya akan ada perubahan paradigma dalam bekerja,” kata Achmad Nur Hidayat.

Dia juga mengharapkan ke depan perlu adanya standardisasi sertifikasi kartu prakerja agar penerima manfaat mendapatkan sertifikasi yang diakui dunia kerja. “Jika perekonomian membaik, mereka bisa menjadi lapisan pertama yang diprioritaskan di dunia kerja,” ujarnya. (Sudarsono)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!