Pabrik Kelapa Sawit Luwu Komitmen Berdayakan Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 10 November 2021 - 17:02 WIB
"PKS Luwu memberikan kontribusi perputaran ekonomi terbesar di Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Luwu Utara dibandingkan PKS swasta lainnya yang memang tenaga kerjanya hanya sekitar 150 orang karena mayoritas hanya memiliki pabrik tanpa kebun," ujar Wardi.

PKS Luwu dinilai sebagai unit usaha komoditas kelapa sawit yang sangat potensial. Tak hanya mampu memberikan pendapatan yang lebih tinggi dalam proses produksinya, tapi juga mampu menciptakan kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Terbukti keberadaan PKS Luwu menjadi pionir dan menginspirasi tumbuhnya perkebunan sawit serta pendirian PKS baru di Kawasan Timur Indonesia khususnya di Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Luwu Utara, juga di Provinsi Sulawesi Barat (Mamuju) " ungkapnya.

Wardi Samad menyebutkan, kesinambungan kebun petani atau kebun plasma di Sulawesi Sulsel sekitar 30.000 hektare. Namun, sebagian petani masih menanam bibit yang kurang baik berjenis Dura.

Baca Juga: Jokowi Bertemu PM Slovenia, Diskriminasi Kelapa Sawit Disinggung

"Walaupun sebagian saat ini sudah dilakukan replanting dengan bibit yang lebih baik berjenis atau varietas Tenera. Produktivitas di Sulawesi masih lebih dari 10 ton/ha, sebagian sudah lebih 15 ton/ha," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!