NIK jadi NPWP, Tak Ada Lagi Oknum Ngaku Miskin Curi Subsidi
Kamis, 11 November 2021 - 16:31 WIB
Dalam UU HPP, NIK akan menjadi NPWP sebagai common identifier. Foto/Ist
JAKARTA - Staf Khusus Menteri Keuangan bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengingatkan akan pentingnya membayar pajak. Menurut dia, dengan membayar pajak berarti turut membangun peradaban.
"Dengan membayar pajak, saya ikut menyekolahkan tetangga saya yang miskin. Dengan membayar pajak, saya membantu orang yang tidak mampu bisa mendapatkan layanan kesehatan. Ada jalan bagus, bandara bagus, dan sebagainya, itu dari pajak," ujarnya dalam Tax Gathering 2021 yang digelar KPP Pratama Jakarta Sawah Besar Dua di Jakarta, Kamis(11/11/2021).
Baca juga: Stafsus Sri Mulyani: dari Lahir Sampai Meninggal Kita Berurusan dengan Pajak
Menurut dia, kepatuhan pajak hanya akan tinggi kalau semua transparan dan tidak ada yang disembunyikan. "Tidak boleh ada dusta lagi di antara kita. Setelah transparan, yang transparan diberi penghargaan, diberi keadilan. Wajib pajak baik dilayani dengan lebih baik, yang belum baik tetapi ingin baik dibimbing, dituntun dan diajari supaya paham," tuturnya.
"Dengan membayar pajak, saya ikut menyekolahkan tetangga saya yang miskin. Dengan membayar pajak, saya membantu orang yang tidak mampu bisa mendapatkan layanan kesehatan. Ada jalan bagus, bandara bagus, dan sebagainya, itu dari pajak," ujarnya dalam Tax Gathering 2021 yang digelar KPP Pratama Jakarta Sawah Besar Dua di Jakarta, Kamis(11/11/2021).
Baca juga: Stafsus Sri Mulyani: dari Lahir Sampai Meninggal Kita Berurusan dengan Pajak
Menurut dia, kepatuhan pajak hanya akan tinggi kalau semua transparan dan tidak ada yang disembunyikan. "Tidak boleh ada dusta lagi di antara kita. Setelah transparan, yang transparan diberi penghargaan, diberi keadilan. Wajib pajak baik dilayani dengan lebih baik, yang belum baik tetapi ingin baik dibimbing, dituntun dan diajari supaya paham," tuturnya.
Lihat Juga :