Generasi Terbaru Xenia Mengaspal di Kota Makassar
Rabu, 24 November 2021 - 20:15 WIB
Menurut dia, rata-rata penjualan Xenia pada tahun 2019 lalu sebanyak 200-an unit per bulan di Indonesia Bagian Timur (IBT). Dari jumlah tersebut, 50% atau 100 unit terserap di Sulsel. Angka tersebut diharapkan bisa tercapai dengan hadirnya All New Xenia .
Tulus menargetkan, hingga akhir tahun 2021, setidaknya 200 unit terjual di Sulsel atau 400 unit di Indonesia Bagian Timur. "Inginnya kami setelah adanya All New Xenia akan kembali seperti tahun 2019. Karena cukup baik antusias masyarakat terhadap produk ini," ujarnya.
Penjualan Xenia memang turun dratis beberapa waktu belakangan ini karena suplai yang terbatas. Di mana kontribusi Xenia terhadap total penjualan Daihatsu hanya sebesar 9% saja, turun signifikan dari tahun sebelumnya yang mencapai 30% lebih.
Baca Juga: City Car Daihatsu Goda Pengujung Anak Muda di GIIAS 2021
Untuk All New Xenia, Tulus melanjutkan, beberapa tipe dan warna masih inden. Hal itu sebagai dampak dari suplai yang terbatas akibat minat pelanggan yang cukup tinggi terhadap produk baru. "Untuk tipe dan warna tertentu kita masih inden, tapi tipe tertentu asalkan alokasi sesuai permintaan itu tersedia. Inden hanya paling sebulan. Relatif jauh lebih cepat," pungkas Tulus.
Hingga saat ini, total inden Xenia di Indonesia Bagian Timur sudah mencapai 50 unit. Sedangkan di Daihatsu Cabang Urip Sumoharjo ada lima unit. "Target Indonesia Bagian Timur 200 unit per bulan. Kalau di Urip Sumoharjo targetnya 40-50 unit per bulan," ungkap Kepala Cabang Astra Daihatsu Urip Sumoharjo, Andrianto Saudin.
Sebagai informasi, All New Xenia hadir dengan platform berbasis DNGA (Daihatsu New Global Architecture), yaitu dikembangkan dengan konsep Kualitas Tinggi dengan Harga Terjangkau, Teknologi Terkini, serta memperhatikan hingga ke detail terkecil seperti ukuran, berat, harga, dan waktu, untuk menghasilkan kendaraan yang lebih efisien.
Tulus menargetkan, hingga akhir tahun 2021, setidaknya 200 unit terjual di Sulsel atau 400 unit di Indonesia Bagian Timur. "Inginnya kami setelah adanya All New Xenia akan kembali seperti tahun 2019. Karena cukup baik antusias masyarakat terhadap produk ini," ujarnya.
Penjualan Xenia memang turun dratis beberapa waktu belakangan ini karena suplai yang terbatas. Di mana kontribusi Xenia terhadap total penjualan Daihatsu hanya sebesar 9% saja, turun signifikan dari tahun sebelumnya yang mencapai 30% lebih.
Baca Juga: City Car Daihatsu Goda Pengujung Anak Muda di GIIAS 2021
Untuk All New Xenia, Tulus melanjutkan, beberapa tipe dan warna masih inden. Hal itu sebagai dampak dari suplai yang terbatas akibat minat pelanggan yang cukup tinggi terhadap produk baru. "Untuk tipe dan warna tertentu kita masih inden, tapi tipe tertentu asalkan alokasi sesuai permintaan itu tersedia. Inden hanya paling sebulan. Relatif jauh lebih cepat," pungkas Tulus.
Hingga saat ini, total inden Xenia di Indonesia Bagian Timur sudah mencapai 50 unit. Sedangkan di Daihatsu Cabang Urip Sumoharjo ada lima unit. "Target Indonesia Bagian Timur 200 unit per bulan. Kalau di Urip Sumoharjo targetnya 40-50 unit per bulan," ungkap Kepala Cabang Astra Daihatsu Urip Sumoharjo, Andrianto Saudin.
Sebagai informasi, All New Xenia hadir dengan platform berbasis DNGA (Daihatsu New Global Architecture), yaitu dikembangkan dengan konsep Kualitas Tinggi dengan Harga Terjangkau, Teknologi Terkini, serta memperhatikan hingga ke detail terkecil seperti ukuran, berat, harga, dan waktu, untuk menghasilkan kendaraan yang lebih efisien.
Lihat Juga :