Barantan Terima 6.157 Permintaan Pengujian, Ada Sarang Burung Walet untuk Ekspor ke China

Senin, 03 Januari 2022 - 23:03 WIB
"Kedua adalah pengujian terkait dengan kewaspadaan kita terkait pencegahan dan penyebaran penyakit ASF, kita banyak menerima sampel untuk pengujian ASF untuk memastikan bahwa produk babi hidup maupun daging yang akan dialulintaskan itu dijamin bebas virus ASF," urainya.

Baca juga: Iklan Mata Sipit Perusahaan Makanan Diprotes Netizen China

Pada 2022 ini Sriyanto mengatakan pihaknya akan menambahkan 2 standar, pertama LAMP (Loop Mediated Isothermal Amplification) untuk menggantikan test PCR untuk pengujian komoditas impor maupun ekspor. Kedua metode LFIA (Lateral Flow Immunoasay).

"Maka dengan alat ini mudah-mudahan masyarakat dengan cepat mengetahui dan menjamin mutu produk yang masuk maupun ke luar Indonesia," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!