Total Utang Garuda Indonesia Nyaris Rp200 Triliun, 501 Kreditur Antre Minta Bayaran

Sabtu, 22 Januari 2022 - 17:00 WIB
Dia menjelaskan, selama proses PKPU ini berlangsung, pihaknya tidak membatasi jumlah kreditur yang akan mengajukan tagihannya. Taguhan tersebut, oleh Tim Pengurus akan dibawa dalam rapat kreditur untuk menentukan apakah kreditor tersebut diterima atau tidak.

"Selama proses PKPU Tim Pengurus tidak bisa membatasi apakah ada tambahan atau tagihan lain yang masuk, tetapi kami akan tetap mencatatkan dan selanjutnya akan kami sampaikan dalam rapat kreditor apakah kreditur tersebut diterima atau tidak," terangnya.

Baca Juga: Garuda Indonesia Minta Perpanjangan PKPU, Dirut Irfan Enggan Ungkap Alasannya

Sebagai catatan, total nilai tagihan dari para kreditur itu lebih tinggi bahkan defisit, jika dibanding dengan kas di kantong Garuda Indonesia (GIAA). Per September 2021, kas setara kas Garuda Indonesia (GIAA) sebesar USD 39,91 juta atau setara Rp 570,77 miliar.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!