Kementan Tingkatkan Kualitas SMKPP melalui Budidaya Jamur Tiram
Jum'at, 28 Januari 2022 - 00:53 WIB
Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi. “Mesin cetak SDM unggulan ada di lembaga pendidikan. Kementan punya lembaga pendidikan vokasi yang berperan penting membentuk generasi muda milenial sebagai pelaku pertanian yang maju, mandiri dan modern,” kata Dedi.
Dia menambahkan, pelaku pertanian harus link and match dengan dunia usaha/dunia industri sehingga ketika lulus, langsung terjun sebagai petani milenial andal, kreatif dan berdaya saing. Mereka diharapkan mampu bekerja profesional yang mampu menggerakkan produktivitas pangan ke arah ekspor dan menjadikan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.
“Pendidikan vokasi pertanian memiliki tujuan untuk menghasilkan alumni yang berkualitas, qualified job creator atau entrepreneurship yang tinggi. Itu sudah merupakan keharusan,” katanya.
(Baca juga:Kementan Perkuat Balai Penyuluhan Pertanian)
Dalam upaya mendukung dan terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan para pelaku di TeFa, SMK-PP Negeri Banjarbaru menggelar Pelatihan Budidaya Jamur Tiram yang dilaksanakan di kampus dan lahan praktik SMK-PP Negeri Banjarbaru selama lima hari yang diawali Jumat (14/1/2022).
Dia menambahkan, pelaku pertanian harus link and match dengan dunia usaha/dunia industri sehingga ketika lulus, langsung terjun sebagai petani milenial andal, kreatif dan berdaya saing. Mereka diharapkan mampu bekerja profesional yang mampu menggerakkan produktivitas pangan ke arah ekspor dan menjadikan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.
“Pendidikan vokasi pertanian memiliki tujuan untuk menghasilkan alumni yang berkualitas, qualified job creator atau entrepreneurship yang tinggi. Itu sudah merupakan keharusan,” katanya.
(Baca juga:Kementan Perkuat Balai Penyuluhan Pertanian)
Dalam upaya mendukung dan terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan para pelaku di TeFa, SMK-PP Negeri Banjarbaru menggelar Pelatihan Budidaya Jamur Tiram yang dilaksanakan di kampus dan lahan praktik SMK-PP Negeri Banjarbaru selama lima hari yang diawali Jumat (14/1/2022).
Lihat Juga :