Penjualan Tumbuh 1,4%, Unilever Cetak Keuntungan Rp5,7 Triliun di 2021

Jum'at, 11 Februari 2022 - 09:53 WIB
Unilever Indonesia berhasil membukukan untung bersih sebanyak Rp5,7 triliun. FOTO/IDXChannel
JAKARTA - Pembatasan aktivitas masyarakat selama tahun 2021 mempengaruhi daya beli konsumen sepanjang tahun 2021 dan secara langsung mempengaruhi kinerja sejumlah emiten. Ditambah lagi, pada tingkat global kenaikan harga crude palm oil (CPO) yang merupakan bahan baku industri fast moving consumer goods (FMCG) juga menjadi tantangan bagi perusahaan seperti Unilever Indonesia . Meski demikian, kinerja emiten berkode UNVR ini masih menjanjikan dengan berhasil membukukan untung bersih sebanyak Rp5,7 triliun.

Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti mengatakan bahwa daya beli konsumen yang menurun sehingga butuh waktu seperti sebelum pandemi. Tantangan ditambah adanya lonjakan harga bahan baku juga menyertai operasional Unilever sepanjang tahun 2021.



Pihaknya optimistis di tengah berbagai tantangan hebat ini sebagai sesuatu yang membawa optimisme di tahun-tahun mendatang. "Perseroan terus menggenjot berbagai produk yang memiliki peluang besar, misalnya dari kategori Foods and Refreshment yang berhasil menopang pertumbuhan Perseroan di tahun ini," kata Ira dikutip melalui pernyataan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (11/2/2022).

Baca Juga: Kabar Duka, Direktur Unilever Arif Hudaya Meninggal Dunia

Berdasarkan laporan Unilever berhasil mencatat penjualan bersih sebesar Rp39,5 triliun. Kategori Foods & Refreshment menjadi penopang utama pertumbuhan dengan membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 1,4% di tahun 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!