Pembukaan Mal Bisa Jadi Sentimen Positif Penguat Rupiah
Senin, 15 Juni 2020 - 08:26 WIB
Foto/Ilustrasi/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Sepanjang perdagangan hari ini, kurs rupiah terhadap dolar diprediksi akan menguat. Pasalnya, pekan lalu rupiah sempat berfluktuasi dan sedikit tertekan karena kekhawatiran akan risiko global yang meningkat akibat indikasi gelombang kedua Covid-19. Nah akhir pekan kemarin, risiko pasar global terlihat aman.
“Jadi, kelihatan pekan ini rupiah akan lebih menguat ya posisinya,” kata Hans Kwee, Direktur PT Anugrah Mega Investama, kepada Sindonews, Senin (15/6/2020). ( Baca: Ekonom: Pembukaan Mal Bisa Tekan Perlambatan Ekonomi )
Prediksi penguatan rupiah ini juga ditopang oleh sejumlah fakor lain, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Pertama, setelah pelemahan, biasanya market akan rebound. Kedua, espektasi bahwa gelombang kedua Covid relatif rendah sehingga mendorong pasar keuangan dunia menguat.
“Setiap kali risiko global turun, maka dolar itu melemah. Itu jadi sentimen positif bagi rupiah,” tambah Hans.
“Jadi, kelihatan pekan ini rupiah akan lebih menguat ya posisinya,” kata Hans Kwee, Direktur PT Anugrah Mega Investama, kepada Sindonews, Senin (15/6/2020). ( Baca: Ekonom: Pembukaan Mal Bisa Tekan Perlambatan Ekonomi )
Prediksi penguatan rupiah ini juga ditopang oleh sejumlah fakor lain, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Pertama, setelah pelemahan, biasanya market akan rebound. Kedua, espektasi bahwa gelombang kedua Covid relatif rendah sehingga mendorong pasar keuangan dunia menguat.
“Setiap kali risiko global turun, maka dolar itu melemah. Itu jadi sentimen positif bagi rupiah,” tambah Hans.
Lihat Juga :