Harga Minyak Dunia Anjlok Saat Kasus Baru Corona Meningkat di AS

Senin, 15 Juni 2020 - 08:36 WIB
"Kekhawatiran tentang uptick baru-baru ini untuk infeksi di COVID-19 di AS dan potensi 'gelombang kedua' menjadi sentimen bagi pergerakan harga minyak saat ini," kata Stephen Innes, kepala ahli strategi pasar global di AxiCorp.

Sementara itu, panel pemantau yang dipimpin oleh OPEC akan bertemu pada hari Kamis untuk membahas pemotongan produksi yang sedang berlangsung untuk melihat apakah negara lain telah mulai melakukan pengurangan. Tetapi belum akan membuat keputusan baru soal kebijakan pangkas produksi, menurut lima sumber OPEC +.

Seperti diketahui Organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) dan sekutunya, secara kolektif yang dikenal sebagai OPEC + telah mengurangi pasokan mencapai 9.700.000 barel per hari (BPD), sekitar 10% dari permintaan pra-pandemi. Ditambah telah setuju pada awal Juni untuk memperpanjang pemotongan selama sebulan sampai akhir Juli.

Irak, menjadi salah satu yang lamban dalam mematuhi curbs, dimana perusahaan minyak besar sebelumnya setuju untuk memotong produksi mentah lebih lanjut pada bulan Juni. Sebagaimana disampaikan olek pejabat Irak kepada Reuters pada hari Minggu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!