Shell Putus Kerja Sama dengan Rusia Imbas Invasi ke Ukraina
Selasa, 01 Maret 2022 - 10:49 WIB
Pipa sepanjang 1.200 km di bawah Laut Baltik telah ditunda oleh para menteri Jerman sebagai bentuk respons atas perang Rusia Ukraina . Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Senin, Shell mengutarakan bahwa mereka mengharapkan langkah ini juga akan berlaku untuk "entitas terkait" dengan Gazprom, akan bernilai sekitar USD3 miliar.
Biaya terkait keputusan ini baru akan dirinci pada laporan akhir tahun ini.
Kami Tidak Tinggal Diam
"Keputusan kami untuk keluar adalah keputusan yang kami ambil dengan keyakinan. Kami tidak bisa dan kami tidak akan tinggal diam," kata van Beurden dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (1/3/2022).
Ia juga menggambarkan tindakan Rusia sebagai "tindakan agresi militer yang tidak masuk akal dan mengancam keamanan Eropa".
Menteri Bisnis Inggris Kwasi Kwarteng menyuarakan dukungannya atas keputusan Shell di media sosial. "Sebelumnya hari ini saya berbicara dengan kepala eksekutif Shell, Ben van Beurden. Shell telah membuat panggilan yang tepat untuk melakukan divestasi dari Rusia - termasuk Sakhalin II," kicaunya lewat Twitter.
Biaya terkait keputusan ini baru akan dirinci pada laporan akhir tahun ini.
Kami Tidak Tinggal Diam
"Keputusan kami untuk keluar adalah keputusan yang kami ambil dengan keyakinan. Kami tidak bisa dan kami tidak akan tinggal diam," kata van Beurden dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (1/3/2022).
Ia juga menggambarkan tindakan Rusia sebagai "tindakan agresi militer yang tidak masuk akal dan mengancam keamanan Eropa".
Menteri Bisnis Inggris Kwasi Kwarteng menyuarakan dukungannya atas keputusan Shell di media sosial. "Sebelumnya hari ini saya berbicara dengan kepala eksekutif Shell, Ben van Beurden. Shell telah membuat panggilan yang tepat untuk melakukan divestasi dari Rusia - termasuk Sakhalin II," kicaunya lewat Twitter.
Lihat Juga :