Pukulan Telak Bagi Aliran Uang Rusia, Western Union dan Goldman Sachs Pergi

Minggu, 13 Maret 2022 - 06:43 WIB
Baca Juga: Sejumlah Perusahaan Dunia Tetap Bercokol di Rusia: Demi Kemanusiaan atau Cuan?

Sementara itu Western Union menyampaikan, sikap tegas perusahaan yakni "berdiri bersama dunia dalam mengutuk invasi Ukraina yang tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan".

"Pada akhirnya, mengingat dampak tragis yang sedang berlangsung dari serangan berkepanjangan Rusia terhadap Ukraina, kami telah sampai pada keputusan untuk menangguhkan operasi kami di Rusia dan Belarus," kata pihak perusahaan.

Tindakan ini merupakan pukulan lebih lanjut terhadap aliran uang di Rusia. Western Union sendiri menyediakan layanan transfer uang dan pembayaran internasional di lebih dari 200 negara dan 130 mata uang.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC yang diterbitkan hari ini, Gubernur Bank Sentral Ukraina Kyrylo Shevchenko telah meminta Western Union untuk "menghentikan pengiriman uang tunai ke bank-bank Rusia dan Belarusia."
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!