Gazprom Rusia Menolak Pembelian Gas dengan Dolar AS, India Diminta Beralih ke Euro
Minggu, 27 Maret 2022 - 07:31 WIB
Hal ini disampaikan oleh sumber yang dengan perusahaan yang menambahkan perusahaan India yang dikelola negara itu masih menimbang soal permintaan tersebut.
"GAIL tidak melihat ada masalah jika harus menyelesaikan pembayaran dalam euro karena negara-negara Eropa membayar impor mereka dalam euro," kata salah satu sumber.
Seperti dikutip dari Reuters, sumber itu juga menerangkan bahwa sanksi mungkin tidak memukul pembayaran dalam euro karena kontrak GAIL adalah dengan unit Gazprom Singapura. Gazprom dan GAIL sejauh ini belum menangapi permintaan komentar dari Reuters.
Sanksi Barat telah memberikan pukulan yang melumpuhkan bagi ekonomi Rusia, tetapi Uni Eropa yang bergantung pada minyak dan gas Rusia, telah berhenti membatasi impor energi dan terus membayar dalam euro.
Baca Juga: Bulgaria Enggan Bayar Gas Rusia Pakai Rubel, Kremlin: Suka atau Tidak, Harus!
"GAIL tidak melihat ada masalah jika harus menyelesaikan pembayaran dalam euro karena negara-negara Eropa membayar impor mereka dalam euro," kata salah satu sumber.
Seperti dikutip dari Reuters, sumber itu juga menerangkan bahwa sanksi mungkin tidak memukul pembayaran dalam euro karena kontrak GAIL adalah dengan unit Gazprom Singapura. Gazprom dan GAIL sejauh ini belum menangapi permintaan komentar dari Reuters.
Sanksi Barat telah memberikan pukulan yang melumpuhkan bagi ekonomi Rusia, tetapi Uni Eropa yang bergantung pada minyak dan gas Rusia, telah berhenti membatasi impor energi dan terus membayar dalam euro.
Baca Juga: Bulgaria Enggan Bayar Gas Rusia Pakai Rubel, Kremlin: Suka atau Tidak, Harus!
Lihat Juga :